Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Malang

Dua Hibah Kembali Diterima FKIP

Author : Administrator | Rabu, 18 Agustus 2010 16:49 WIB


FKIP kembali menerima hibah bergengsi. Pertama, Hibah Program DIA BERMUTU Batch III Tahun 2010-2012 (Dana Insentif Akreditasi-Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading).

Dalam rangka meningkatkan kapasitas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK, agar menghasilkan guru sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Departemen Pendidikan Nasional sejak tahun 2008 menawarkan Dana Insentif Akreditasi (DIA) yang merupakan bagian dari program Better Education through Reformed Management and Universal Teacher Upgrading (BERRMUTU). Pendanaan program DIA BERMUTU ini berasal dari pinjaman dan hibah luar negeri.

Program ini dimaksudkan untuk memfasilitasi Program Studi S-1 PGSD untuk mendapatkan status akreditasi dan peningkatan status akreditasi satu atau lebih Program Studi Kependidikan lain sebagai mitra pada LPTK yang sama. Proses penentuan LPTK penerima DIA dilakukan secara kompetitif kepada LPTK yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dalam hal ini Prodi PGSD bermitra dengan Prodi Biologi. Total dana yang diterima oleh kedua prodi selama 3 tahun adalah 1,9 Milyar.


Kedua, Hibah Lesson Study. Prodi yang memperoleh hibah ini adalah Prodi Pendidikan Biologi dan Prodi Matematika. Total dana yang diajukan selama tiga tahun adalah 560 Juta.


Program ini dilaksanakan melalui kompetisi proposal dengan sasaran penerima program perluasan Lesson Study adalah FMIPA/JPMIPA-FKIP LPTK yang memenuhi persyaratan.

Penerima program ini adalah LPTK yang memenuhi kriteria:
1.    Memiliki Jurusan/Program Studi Pendidikan Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di FMIPA maupun FKIP yang masing-masing terakreditasi.
2.    Mempunyai komitmen yang tinggi dalam meningkatkan keprofesionalan dosen dan prestasi belajar mahasiswa, yang didukung Surat Pernyataan Komitmen Rektor.
3.    Melampirkan laporan EPSBED untuk masing-masing program studi tahun terakhir (bila ada tambahan Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pendidikan Guru/PEPPG lebih diutamakan).
4.    Lolos seleksi proposal.


Indikator keluaran dari pemberian hibah perluasan Lesson Study ini adalah sebagai berikut.
1.    Dengan melaksanakan Lesson Study di tingkat Jurusan/Program Studi dan di sekolah diharapkan diperoleh model pembelajaran inovatif.
2.    Dengan terlibatnya sejumlah dosen LPTK dalam kegiatan Lesson Study diharapkan dapat teridentifikasi permasalahan pembelajaran di LPTK/sekolah serta alternatif solusinya yang berbasiskan pada pemanfaatan hands-on activity, mind-on activity, daily life dan local material. Hal tersebut dapat menjadi input sangat berharga bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan calon guru di LPTK.
3.    Terbangunnya komunitas belajar antardosen, antarmahasiswa, dan antara mahasiswa dengan dosen yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas komunikasi akademik dalam rangka memperbaiki kualitas pembelajaran di LPTK.
4.    Ditemukannya berbagai model pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum dan permasalahan pembelajaran di LPTK/sekolah dengan berdasarkan pada kondisi mahasiswa/siswa dan lingkungan kampus/sekolah melalui pemanfaatan perangkat pembelajaran berbasis hands-on activity, minds-on activity, daily life dan local material.
5.    Ditemukannya model pengembangan keprofesionalan pendidik.
6.    Meningkatnya kemampuan belajar mahasiswa/siswa di LPTK/sekolah terutama dalam aspek kognitif tingkat tinggi dan aspek afektif.
7.    Meningkatnya pemenuhan hak belajar setiap mahasiswa/siswa.


Pemberian hibah ini diharapkan berdampak pada hal-hal berikut.
1.    Perbaikan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa/siswa di LPTK/sekolah.
2.    Peningkatan pemanfatan media pembelajaran yang berbasis kondisi lokal (daily life and local material).
3.    Peningkatan mutu layanan pembelajaran bagi mahasiswa.
4.    Terbangunnya komunitas profesional antardosen, antara dosen dan guru, dan antarguru dalam rangka pengembangan budaya belajar yang berkelanjutan.
5.    Terbentuknya jejaring belajar antarLPTK untuk mengembangkan keprofesionalan dalam bidang masing-masing.


 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image